OPOP Bersama HIPSI Sinergi Tumbuhkan Wirausahawan Santri

Hipsi bersama OPOP Jawa Timur terus bertekad kuat untuk senantiasa menumbuhkan pengusaha baru dari para santri.

DP
Jumat, 24 Des 2021
OPOP Bersama HIPSI Sinergi Tumbuhkan Wirausahawan Santri
Sekjen OPOP Jatim, M.Ghofirin, mengisi acara Roadmap Pengembangan Ekonomi & Bisnis Nahdliyin di Abad ke 2 NU"

BANDAR LAMPUNG - Himpunan Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI) bertekad kuat untuk senantiasa menumbuhkan pengusaha baru dari para santri.

Upaya ini dilakukan guna santri dapat berkontribusi pada negara dan membantu perekonomian nasional. Mmemiliki visi misi yang sama, maka dari itu HIPSI bersama One Pesantren One Product (OPOP) menggelar acara bertajuk “Kiprah OPOP Jatim dalam memajukan ekonomi Pesantren dan NU serta sumbangan pemikiran untuk kebangkitan ekonomi NU”

Acara yang berlangsung di Bandar Lampung, Kamis (23/12/2021), ini merupakan rangkaian kegiatan Sarasehan Roadmap Pengembangan Ekonomi & Bisnis Nahdliyin di Abad ke 2 NU. Sebagai narasumber acara, salah satunya diisi oleh Sekjen OPOP Jatim, M.Ghofirin.

“Acara berjalan lancar yang diikuti oleh seluruh perwakilan kurang lebih ada 50 peserta. Peserta mulai dari Kalimantan, Sulawesi, Sumatra, dari Jawa hingga Papua juga hadir,” tutur Gus Ghofirin, panggilan akrabnya.

“Semua saling berdiskusi bagaimana membangun sebuah roadmap pengembangan bisnis nahdliyin di Abad ke 2 Nahdlatul Ulama,” imbuhnya.

Pada pertemuan tersebut, Sekjen OPOP Jatim, memaparkan bagaimana kiprah OPOP di Jawa Timur dalam mengembangkan bisnis nahdliyin yang berbasis pondok pesanten, dengan memberdayakan tiga pilar. Diantaranya Pesantrenpreneur, Santripreneur, dan Sosiopreneur.

Menurut Gus Ghofirin, pada diskusi kali ini peserta sangat antusias dan memberikan apresiasi kepada OPOP Jatim yang diinisiasi oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa.

“Diantaranya ada dari Kalimantan Selatan, ada juga dari Sorong, Papua, ada juga dari Bangka Belitung, Jawa Tengah, dan beberapa daerah lainnya yang ingin mencontoh konsep OPOP Jatim,” paparnya.

“Dengan demikian seluruh elemen yang ada di Indonesia khususnya Nahdlatul Ulama, yang kita kenal ada OPOP, ada Hebitren, ada HPN, ada HIPSI ini bisa memainkan orkestra pemberdayaan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan,” lanjutnya.

Kegiatan ini sendiri dihadiri oleh seluruh perwakilan berbagai unsur pengusaha Nahdliyin di Indonesia, dengan tujuan untuk membangun jaringan dan upgrading kapasitas para pengusaha.


 

PRODUK UNGGULAN

news
Rp 40.000,00
news
Rp 20.000,00
news
Rp 60.000,00
news
Rp 30.000,00
news
Rp 30.000,00